AKIBAT REVOLUSI BUMI

AKIBAT REVOLUSI BUMI

AKIBAT REVOLUSI BUMI

AKIBAT REVOLUSI BUMI
AKIBAT REVOLUSI BUMI

GERAKAN REVOLUSI BUMI

Revolusi bumi adalah peredaran bumi mengelilingi matahari dari barat ke timur (berlawanan arah jarum jam). Bentuk lintasan edar bumi mengelilingi matahari adalah elips, dan lintasannya disebut orbit bumi. Periode satu kali edar tepatnya selama 365 hari 5 jam 48 menit 46 detik. Selama mengitari matahari, poros bumi selalu miring 23,50 terhadap garis yang tegak lurus.

AKIBAT REVOLUSI BUMI

Akibat dari revolusi bumi dan kemiringan sumbu yang tetap 66,50 mengakibatkan pengaruh sebagai berikut:
1. Terjadinya Peredaran Semu Tahunan Matahari
Gerak semu tahunan matahari selama 6 bulan ke arah utara dan 6 bulan kemudian berganti ke selatan. Gerak semu tahunan matahari adalah gerakan semu matahari di khatulistiwa bolak balik antara 23,50 lintang utara dan lintang selatan.

2. Perubahan Panjang Waktu Siang dan Malam
Pada waktu tanggal 21 Juni, yaitu matahari beredar pada garis lintang 23,50 LU atau di GBU daerah yang dilaluinya mengalami siang hari lebih panjang daripada pada malam hari sebaliknya pada tanggal 22 Desember di tempat ini periode siang hari lebih pendek dan periode malam hari lebih panjang. Keadaan ini berlaku di semua daerah yang berada di belahan bumi utara. Keadaan di belahan bumi selatan, pada tanggal 21 Juni memiliki malam yang lebih panjang daripada siang harinya. Pada tanggal 22 Desember, siang hari lebih panjang daripada malam hari. Adapun padatanggal 21 Maret dan 23 September, siang hari akan sama panjang dengan malam hari di semua tempat di permukaan bumi kecuali di kutub.

3. Pergantian Musim
Sebab-sebab terjadinya pergantian musim di bumi:
– Karena sumbu bumi condong/ miring (66,50) terhadap bidang orbit ataupun ekliptika sehingga matahari dilihat dari bumi seolah bergerak ke arah utara dan/ selatan khatulistiwa
– Karena adanya revolusi bumi
– Sumbu bumi selalu sejajar dengan dirinya sendiri.

Selain perbedaan panjang waktu malam dan siang, revolusi bumi juga berakibat pada pergantian musim. Daerah tropis yang dilalui angin musim terjadi pergantian musim hujan dan kemarau.

Baca Juga :