Asas-Asas Hak Tanggungan

Asas-Asas Hak Tanggungan

Asas-Asas Hak Tanggungan

Asas-Asas Hak Tanggungan

Hak Tanggungan sebagi satu-satunya lembaga hak jaminan atas tanah untuk pelunasan utang tertentu mempunyai empat asas, yaitu sebagai berikut :

  1. Memberikan kedudukan yang diutamakan (preferent) kepada krediturnya atau Droit de preference. Hal ini berarti bahwa kreditur pemegang Hak Tanggungan mempunyai hak untuk didahulukan di dalam mendapatkan pelunasan atas piutangnya daripada kreditur-kreditur lainnya atas hasil penjualan benda yang dibebani Hak Tanggungan tersebut .
  2. Selalu mengikuti objeknya dalam tangan siapa pun objek tersebut berada atau Droit de suite, Artinya benda-benda yang dijadikan objek Hak Tanggungan itu tetap terbeban Hak Tanggungan walau di tangan siapapun benda itu berada. Jadi meskipun hak atas tanah yang menjadi objek Hak Tanggungan tersebut telah beralih atau berpindah-pindah kepada orang lain, namun Hak Tanggungan yang ada tetap melekat pada objek tersebut dan tetap mempunyai kekuatan mengikat .
  3. Memenuhi asas spesialitas dan publisitas, artinya Asas spesialitas maksudnya benda yang dibebani Hak Tanggungan itu harus ditunjuk secara khusus. Dalam Akta Pembebanan Hak Tanggungan harus disebutkan secara jelas mengenai benda yang dibebani itu berupa apa, di mana letaknya, berapa luasnya, apa batas-batasnya, dan apa bukti pemiliknya. Adapun asas publisitas artinya, hal pembebanan Hak Tanggungan tersebut harus dapat diketahui oleh umum, untuk itu terhadap Akta Pembebanan hak Tanggungan harus didaftarkan.
  4. Mudah dan pasti pelaksanaan eksekusinya, artinya dapat dieksekusi seperti putusan hakim yang telah berkekuatan hukum tetap dan pasti.
  5. Tidak dapat dibagi-bagi, kecuali jika diperjanjikan di dalam Akta Pembebanan Hak Tanggungan. Artinya, bahwa suatu Hak Tanggungan membebani secara utuh benda yang menjadi objeknya dan setiap bagian daripadanya. Oleh karena itu, apabila sebagian dari utang dibayar, pembayaran tersebut tidak lantas melunasi utang seluruhnya.

baca juga :