Bagian Dimensi Serat Kayu

Bagian Dimensi Serat Kayu

 

Serat kayu terdapat pada jenis kayu daun lebar disebut dengan sel serabut, sedangkan yang terdapat pada jenis kayu daun jarum disebut dengan sel trakeid. Pada umumnya dalam pembuatn pulp kertas hanya membutuhkan kadar serat kayu tidak kurang dari 45% (Kasmudjo, 2010).

Dimana akan hal itu prinsip bahan dasar untuk pembuatan kertas adalah selulosa yang merupakan salah satu jenis karbohidrat penyusun serat yang bersama-sama dengan hemiselulosa, lignin, ekstraktif, abu dan lain sebagainya (Kasmudjo, 2010).

Pulp kertas memilki kualitas yang baik dapat diketahui melalui komponen kimia dan dimensi serat pada kayu itu sediri. Dimana pada dasarnya komponen kimia yang diperlukan ialah selulosa tersebut.

Menurut Kasmudjo (2010) mengatakan bahwa selulosa dalam pembuatan pulp dikenal dengan proses pulping dan bleaching. Dimana pada umumnya tidaklah mungkin memisahkan selulosa dari senyawa lainnya tersebut tanpa mengalami kerusakan jaringannya.

Untuk pengadaan bahan baku pembuatan pulp kerta diperlukan teknik silvikultur yang memadai dengan memperhatikan nilai kayunya, riap, daur hidup, dan hama penyakit.

Ketika kita sudah paham tentang komponen kimia dan sistem pengadaan bahan baku terhadap pembuatan pulp kertas itu, kita akan mempelajari tentang dimensi serat.

Dimensi serat ini adalah suatu ukuran-ukuran serat baik serabut maupun trakeid, yang terdiri dari 3 bagian yaitu,

1. Panjang Serat

Bagian dimensi serat ini memberikan kekuatan jebol, lipat, dan tarik yang tinggi. Dimana itu berhubungan erat dengan kekuatan kertas yang dihasilkan dapat mempengaruhi kemudahan-kemudahan daam pencucian dan penyaringan pulp (Kasmudjo, 2010).

Pada kayu daun lebar memiliki panjang serat 0,8-1,5 mm, sedangkan kayu daun jarum memilki panjang serat 2,5-7,0 mm.

2. Diameter Serat

Bagian dimensi ini berhubungan dengan kemudahan dalam pemasakan pup, sehingga mampu mempengaruhi pencucian pulp, penyaringan, refining/beating, pembentukan lembaran dalam wire part, kekuatan ikatan antar serat dan tingkat kekakuannya (Kasmudjo, 2010). Diameter serat umumnya berkiran antara 8,0-60,0 mikron.

3. Tebal Dinding Sel Serat

Bagian dimensi ini merupakan setengah diameter serat dikurangi diameter lumen (diameter bagian dalam dari serat). Tebal dinding sel serat berkisaran antara 2,0-10,0 mikron. Menurut Kasmudjo (2010) menyatakan bahwa jenis kayu daun jarum memiliki tebal dinding sel serat lebih tebal dibandingkan dengan jenis kayu daun lebar.

Bagian dimensi ini mempengaruhi beberapa hal, yaitu rendemen pulp kertas, bentuk lembaran kertas, kekuatan sobekan, keadaan permukaan kertas, dan kekutan jebol, tarik dan lipat kertas.