Ekonomi (economy)

Ekonomi (economy)

Ekonomi (economy)

Ekonomi (economy)
Ekonomi (economy)

Biaya sistem informasi akan mengalami kenaikan sesuai dengan berjalannya waktu. Meskipun ada beberapa biaya yang mengalami penurunan, dan sebagian akan naik Banyak hal yang menunjukkan kenaikan biaya, seperti konsultan
pemeliharaan hardware dan program, dan sebagainya. Banyak organisasi merekrut konsultan sebagai programmer atau analis selama proyek.
Untuk jangka pendek secara drastis akan menaikkan biaya tenaga kerja, tetapi untuk jangka panjang mengurangi biaya karena mempertimbangkan keuntungan sistem informasi yang didapat.

Efisiensi (eficiency)

Efisiensi adalah berapa banyak produksi meningkat karena tambahan unit sumber daya dalam proses produksinya. Untuk contoh, sebuah perusahaan mengeluarkan $500.000 untuk sistem inventory. Penjualan mengalami kenaikan
$100.000 sebagai hasil dari sistem baru tersebut.
Efisiensi dari sistem tersebut adalah :
100.000
——- = 20%
500.000
Disini beberapa rasio yang dapat dihitung dan dianalisa, antara lain :

  • Keluaran / nilai uang (trougput/dollar).
  • Keluaran / waktu untuk memasukkan data (trougput/data entry hours worked).
  • Transaksi tanpa kesalahan/waktu (errorless transaction/hours).
  • Kesalahan yang dibetulkan/nilai uang (errors corrected/dollar).
  • Perubahan program/jumlah programmer (program changes/number of
    programmers).
  • Biaya kertas/transaksi (paper costs/transaction).

Dapat dipercaya (reliability)

Sebuah indikator penting dari sistem informasi yang adalah dengan memperhatikan masalah reliabilitasnya. Beberapa gejala tentang masalah reliabilitas, antara lain :

  • Computer downtime, yaitu sistem informasi bekerja dengan baik ketika komputernya bagus, kemudian komputer mengalami penurunan.
  • Banyaknya karyawan mengalami pergantian (turnover), yaitu tingkat rata-rata karyawan bekerja dengan baik keluar, dan karyawan baru ditraining.
  • Waktu perbaikan kesalahan program, yaitu pemakai tidak dapat memperkirakan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk memperbaiki sebuah kesalahan informasi, barangkali satu jam atau empat minggu.
  • Biaya, yaitu tingginya varian rata-rata biaya setiap bulannya.
  • Tumpukan transaksi, yaitu jumlah transaksi yang tertunda atau ditolak.
  • Rata-rata kesalahan, yaitu rata-rata kesalahan yang tidak dapat
    diprediksi, sehingga perlu menguranginya.

Kegunaan (usability)

Tidak ada hal yang lebih baik dari sebuah sistem yang dirancang sesuai dengan kriteria. Jika sistem sulit digunakan, berarti adalah masalah dalam sistem.
Beberapa gejala yang menunjukkan sedikit kegunaan (poor usability) sistem, antara lain :

  • Lamanya waktu pelatihan bagi pemakai pemula.
  • Tingginya rata-rata kesalahan yang terjadi.
  • Naiknya keluhan-keluhan pemakai.
  • Naiknya kemangkiran dari sebagian pemakai komputer.

Information systems backlog

Tumpukan pemasukan data adalah sebuah kondisi dimana transaksi yang datang tidak langsung dimasukkan (posted) ke record pada awal hari kerja berikutnya.
Tujuan uatma dari sistem informasi bisnis adalah menyimpan sumber daya (to keep track of resources), sehingga kegagalan memperbarui (to update)
sumber daya record adalah sebuah masalah sistem yang serius.
Sebagai analis, adalah penting untuk mengetahui apa yang menyebabkan terjadi tumpukan (backlogs) dan masalah-masalah yang sebabkan systems backlogs.

Terdapat 5 alasan mengapa sebuah tumpukan masalah sistem informasi dapat terjadi :

  • Volume transaksi mengalami kenaikan (transaction volume increase).
  • Penurunan kinerja (decreasing performance).
  • Pergantian karyawan yang tinggi (employee turnover).
  • System downtime.
  • Transaction variances.

Beberapa masalah backlogs menyebabkan beberapa kekacauan, antara lain :

  • Menumpuknya rekord-rekord (lack of record currency).
  • Kenaikan rata-rata kesalahan (increased error rates).
  • Kenaikan biaya (increased costs).
  • Kenaikan pergantian karyawan (increased employee turnover).

Deteksi sumber-sumber masalah sistem informasi :
a. Keluhan pemakai (user complaints).
b. Perhatian top manajemen (top management concerns)
c. Penunjuk jalan (scouting).
d. Pengawas pemakai (user surveys).
e. Pengawas (audits).
f. Pengukur kinerja sistem (performance measurement systems).

Laporan awal masalah

Banyaknya catatan-catatan (logs) masalah-masalah laporan dapat digunakan oleh sistem analis untuk studi awal (preliminary study). Studi ini memutuskan jika laporan atau deteksi masalah adalah cukup serius  untuk menjamin perhatian lebih lanjut dan perhatian apa saja yang perlu untuk dilakukan.
Analis menyiapkan sebuah laporan awal masalah yang mencakup 4 elemen berikut:

  • Source, dari mana sumber masalah informasi berasal.
  • Nature, sebuah deskripsi singkat tentang sumber masalah.
  • Detailed analysis, pengembangan secara teknis dari masalah (problem nature).
  • Recommendation, sejauh mana solusi dari masalah akan dikembangkan.

Tipe recommendation, terdiri dari :

  • Masalahnya kecil dan kebutuhan pemeliharaan.
  • Masalahnya membutuhkan kemampuan sistem.
  • Masalahnya serius sehingga perlu analisis detail.

Rekomendasi ini dimulai dari system development life cycle. Detail analisis memutuskan apakahsistem saat ini perlu diganti dengan sistem informasi yang baru.

Sumber : http://www.articles.howto-tips.com/How-To-do-things-in-2019/dosenpendidikan-introduces-high-school-study-materials-their-website