Forum Pelajar Sadar Hukum dan Ham Kota Cimahi Resmi Dikukuhkan

Forum Pelajar Sadar Hukum dan Ham Kota Cimahi Resmi Dikukuhkan

Forum Pelajar Sadar Hukum dan Ham Kota Cimahi Resmi Dikukuhkan

Forum Pelajar Sadar Hukum dan Ham Kota Cimahi Resmi Dikukuhkan
Forum Pelajar Sadar Hukum dan Ham Kota Cimahi Resmi Dikukuhkan

Forum Pelajar Sadar Hukum dan Ham Kota Cimahi (FPSH-HAM) resmi dikukuhkan oleh Kementerian Hukum dan Ham (Menkumham) Jawa Barat di SMKN 1 Cimahi, Kamis, 11 Oktober 2018. Forum tersebut berisikan 43 pelajar yang terdiri dari berbagai Sekolah SMA/SMK dan sederajat di Kota Cimahi. FPSH-HAM diharapkan berkomitmen dan mem beri contoh sebagai pelajar yang sadar hukum dan HAM.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat, Ibnu Chuldun mengatakan,

dengan dikukuhkan FPSH-HAM ini menunjukan bahwa ada proses penyadaran diri di seluruh unsur, baik dari Menkumham, Dinas Pendidikan dan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Barat serta orang tua siswa untuk menyiapkan putra putri pemimpin bangsa di masa depan.

“Pelajar harus mempunya kedisplinan yang tinggi, kita harus bekerja sama untuk menyiapkan

putra putri pemimpin bangsa di masa depan. Ini tanda komitmen kita bersama untuk memberi pemahaman tentang apa itu sinegritas hukum dan ham,” tutur Ibnu.

Ibnu memahami, anak usia remaja rentan melakukan pelanggaran hukum. “Kami memahami di usia remaja sangat rentan pelanggaran hukum. Mulai saat ini setelah dikukuhkan, saya berharap mereka menjadi pemimpin dan panutan untuk mengajak remaja di Kota Cimahi agar taat kepada hukum,” tuturnya.

Pendidikan Karakter

Hal senada pun diucapkan oleh Kepala Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII, Husein Rahadian Hasan. Husein mengapresiasi didirikannya forum tersebut karena kesadaran hukum erat kaitannya dengan pembinaan karakter. “Kesadaran hukum adalah salah satu bagian dari pendidikan karakter. Kedepannya semoga pelajar ini mampu menjadi pelajar yang berbudaya hukum,” tutur Husein.

Dia pun mengatakan, kesedaran hukum harus mulai dibina kepada anak sedini

mungkin dengan berbagai macam metode sesuai dengan tingkatan pendidikannya. Sehingga, sudah ada pembiasaan bagi mereka agar selalu taat kepada peraturan yang ada. “Sekolah menjadi ruang yang paling sistematis dan strategis untuk menjalankan proses tersebut. Ketika sampai tahap sosialiasi kepada masyarakat, kita harap ini dapat mengajak masyarakat untuk melek dan berbudaya hukum juga,”ujarnya.

Ketua FPSH-HAM Kota Cimahi, Gilang Qhismu Adjie, pengkuhan ini adalah awal dari proses FPSH-HAM berperan dalam proses sosialiasi kessadaran hukum dan HAM bagi pelajar. Setelah pengkuhan ini, Adji akan menyelenggaran pelatihan tentang bela negara untuk seluru

 

Sumber :

https://jeffmatsuda.com/niat-mandi-wajib/