Harga Perolehan

Harga PerolehanHarga Perolehan

Untuk memperoleh aktiva tetap, perusahaan harus mengeluarkan sejumlah uang yang tidak hanya dipakai untuk membayar barang itu sendiri sesuai yag tercantum di dalam faktur, tetapi juga untuk bahan pengiriman, pemasangan, perantara, balik nama, dan sebagainya. Keseluruhan uang yang dikeluarkan untuk memperoleh aktiva tetap tersebut disebut dengan harga perolehan, sedangkan di laporan posisi keuangan, aktiva tetap dicatat sebesar nilai bukunya.

Harga perolehan adalah keseluruhan uang yang dikeluarkan untuk memperoleg suatu aktiva tetap sampai siap digunakan oleh perusahaan.

Karena itu, harga perolehan meliputi harga faktur asset tersebut, beban angkut, beban pemasangan, bea impor, bea balik nama, komisi perantara, dan sebagainya.

Asset tetap yang dimiliki perusahaan dicatat dan diakuui sebesar nilai bukunya, yaitu harga perolehan aktiva tetap tersebut dikurangi dengan akumulasi penyusutan aktiva tetap.

Sementara itu, nilai buku adalah nilai bersih suatu asset seperti yang tercantum dalam laporan posisi keuangan, yaitu harga perolehan aktiva tetap tersebut setelah dikurangi dengan akumulasi penyusutanyya. Akumulasi penyusustan berarti kumpulan dari seluruh eban penyusutan selama beberapa periode akuntansi.

2.6 Cara-cara Memperoleh Aktiva Tetap

Aktiva tetap dapat diperoleh dengan berbagai cara, dimana masing-masing cara perolehan itu akan mempengaruhi penentuan harga perolehan aktiva tetap tersebut. Cara perolehannya antara lain :

  • Pembelian tunai

Aktiva tetap yang diperoleh melalui pembelian tunai dicatat dalam buku dengan jumlah sebesar uang yang dikeluarkan untuk memperoleh aktiva tetap tersebut, yaitu mencakup harga faktur aktiva tetap, bea balik nama, beban angkut , beban pemasangan, dan lain-lain.

Sumber :

https://kisahsejarah.id/