Ikuti Perkembangan Zaman, SMP Taruna Andigha Bogor Terus Berinovasi

Ikuti Perkembangan Zaman, SMP Taruna Andigha Bogor Terus Berinovasi

Ikuti Perkembangan Zaman, SMP Taruna Andigha Bogor Terus Berinovasi

Ikuti Perkembangan Zaman, SMP Taruna Andigha Bogor Terus Berinovasi
Ikuti Perkembangan Zaman, SMP Taruna Andigha Bogor Terus Berinovasi

SMP Taruna Andigha terus melakukan inovasi. Ini dilakukan dalam upaya

mendukung peningkatan kualitas pendidikan dalam menuju era industri 4.0. Selain bentuk materi pembelajaran, mereka juga membuka kerjasama dengan berbagai lembaga.

Saat ini, seluruh siswa SMP Taruna Andigha (TA) tidak hanya belajar di kelas dari guru, mereka juga belajar melalui aplikasi online, seperti Rumah Belajar.

Kepala SMP TA, Aldilah Rahman mengatakan, guru dan siswa didorong mengikuti perkembangan zaman, salah satunya dengan memanfaatkan aplikasi online.

Mendukung kemampuan siswa dan guru untuk dunia digital, sekolah pun bekerjasama

dengan berbagai lembaga, seperti dengan PT Halo Indonesia.

“Perusahaan tersebut memberikan pelatihan bagaimana mengggunakan hp dan laptop untuk menambah ilmu. Belajar menggunakan hp dan laptop untuk belajar,” ujar Aldilah Rahman.

Guru memberikan tugas rumah, yang langsung memanfaatkan aplikasi online. Nantinya, hasil anak dapat dipantau guru secara langsung. Karena siswa mengerjakan PR atau tugas rumah lewat laptop dan hp, setelah selesai langsung ke guru.

“Siswa yang tidak mengejakan PR akan terlihat. Hal lain yang dilakukan,

siswa dan guru dianjurkan belajar melalui media online yang belum lama ini diluncurkan Kemendikbud,” tegasnya.

Yakni media on line Rumah Belajar. Rumah Belajar sendiri berisi berbagai konten. Bisa memilih dan disesuaikan kelas dan mata pelajaran. Ia juga mengatakan, terus dilakukan akan ada peningkatan kualitas materi serta kerjasama dengan lembaga lainnya.

Saat ini pola pendidikan harus menyesuaikan zaman. “Ga monoton dalam kelas, buku bacaan. Bisa dari aplikasi online, guru dan siswa,” terang Aldilah Rahman. Bahkan, SMP TA juga memanfaatkan media ruang baca dari Kemendikbud.

Kegiatan tersebut, dapat mendongkrak literasi siswa dan guru. Literasi dari aplikasi online, tidak hanya lebih cepat dan juga luas. Siswa dan guru juga memiliki wawasan lebih luas.(mer/c)

 

Baca Juga :