Informasi tentang nutrisi buah sawo

Orang Indonesia mungkin akrab dengan Sapodilla. Buah ini dengan warna cokelat dan daging lunak dengan rasa manis sebenarnya adalah salah satu buah yang disukai banyak orang. Namun, jangan hanya makan. Padahal, buah ini mengandung segudang manfaat kesehatan yang sayang sekali hilang, lho. Ayo, temukan informasi lengkap tentang manfaat sapota berikut.

Informasi tentang nutrisi buah sawo

Sawo adalah buah tropis yang memiliki nama ilmiah Manikara zapota dan termasuk dalam keluarga Sapotaceae. Buah ini banyak dibudidayakan di Amerika Tengah, Meksiko dan Karibia. Seiring dengan banyaknya peminat, sapota telah dibudidayakan hampir di seluruh dunia, termasuk Thailand, India, Kamboja, dan Indonesia.

Buah ini sangat disukai karena memiliki rasa manis dan manis serta bubur lunak dan lunak. Anda bisa makan buah segar ini secara langsung. Namun bagi sebagian orang, buah ini juga bisa dibuat menjadi jus buah, milkshake, selai atau isian makanan.


Di balik rasanya yang manis, buah ini ternyata mengandung beragam nutrisi yang baik untuk tubuh Anda. Buah sawo kaya akan serat, vitamin C, vitamin A, vitamin B, niasin dan asam folat. Jangan berhenti di sini, buah ini juga mengandung berbagai mineral penting, seperti kalsium, magnesium, zat besi, kalium, selenium, dan fosfor.

Sangat menarik untuk dicatat bahwa sapota adalah buah rendah kalori dan tidak mengandung kolesterol sama sekali. Hanya 100 kalori Kkal (kilo kalori) yang disimpan dalam 100 gram buah coklat.

Berbagai manfaat buah sapota
Berbagai nutrisi penting dalam buah sawo dapat membantu menjaga kesehatan secara keseluruhan. Secara umum, berikut adalah beberapa manfaat buah sawo yang perlu Anda ketahui:

1. Meningkatkan pencernaan
Kandungan serat dalam 100 gram buah cokelat matang dikenal sebagai 5,3 gram. Bisa dikatakan serat yang terkandung dalam buah ini cukup tinggi. Serat dan tanin yang berlimpah dalam buah ini dapat membantu meringankan sistem pencernaan Anda.

Asupan serat dari sapota tidak hanya baik untuk kesehatan sistem pencernaan, tetapi juga membantu meringankan berbagai gangguan pencernaan seperti sembelit, diare, wasir, juga dikenal sebagai wasir dan banyak lainnya.

Berbagai penelitian juga menunjukkan bahwa serat dapat mencegah seseorang dari berbagai penyakit kronis di masa depan, seperti diabetes, penyakit jantung dan bahkan kanker usus besar.

2. Membantu menurunkan berat badan
Apakah Anda berjuang untuk mendapatkan berat badan ideal? Selain latihan fisik, ia berkembang biak dengan mengonsumsi makanan yang mengandung serat. Salah satu buah yang dapat ditambahkan ke dalam diet harian Anda adalah sawo.

Kandungan serat dalam buah ini bisa membuat Anda merasa kenyang lebih lama tanpa harus menambahkan banyak kalori ke tubuh Anda. Akibatnya, Anda tidak merasa lapar, sehingga nafsu makan Anda berkurang dan Anda makan lebih sedikit. Ini tentu kabar baik bagi orang yang ingin menurunkan berat badan.

Meski begitu, pastikan Anda tidak mengonsumsi buah ini terlalu banyak. Ingat, buah ini mengandung kalori dan fruktosa tinggi. Alih-alih mendapatkan berat badan ideal, sebagian besar buah-buahan ini justru dapat menyebabkan peningkatan gula darah. Jadi, konsumsilah sawo secukupnya. Bahkan lebih baik jika Anda menyeimbangkan asupan nutrisi dari berbagai jenis buah lainnya.

3. Menangkal radikal bebas
Buah sapota mengandung banyak antioksidan yang diperlukan untuk tubuh. Antioksidan yang sama adalah molekul penting yang berperan dalam memerangi radikal bebas. Anda bisa mendapatkan radikal bebas dari makanan, dari udara, bahkan dari reaksi tubuh Anda terhadap sinar matahari.

Jika dibiarkan terus menumpuk di dalam tubuh, radikal bebas dapat menyebabkan kerusakan pada sel-sel sehat tubuh. Radikal bebas sering dikaitkan dengan penyebab berbagai penyakit seperti kanker, penyakit jantung, penglihatan berkurang, Alzheimer.

Menggabungkan buah ini dengan berbagai buah lain yang juga kaya antioksidan adalah cara terbaik untuk menangkal radikal bebas dalam tubuh.

4. Meredakan demam dan peradangan
Penelitian yang diterbitkan dalam Jurnal Penyakit Tropis Asia telah menemukan bahwa ekstrak daun sawo (Manilkara zapota) dapat memiliki sifat anti-inflamasi dan antipiretik yang membantu mengurangi peradangan dan demam.

Sayangnya, penelitian ini dilakukan pada tikus, sehingga penelitian lebih lanjut diperlukan dengan tujuan yang lebih luas untuk benar-benar menjamin manfaat daun buah ini pada manusia.

Ingat, bahan alami tidak selalu lebih aman. Bagi Anda yang mungkin peka terhadap komponen yang terkandung dalam sapota, makan buah bukanlah hal yang benar. Karena itu, selalu berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan obat-obatan tertentu

Baca juga :