Kasus Chat Mesum Guru, KPAI Koordinasi dengan Polisi

Kasus Chat Mesum Guru, KPAI Koordinasi dengan Polisi

Kasus Chat Mesum Guru, KPAI Koordinasi dengan Polisi

Kasus Chat Mesum Guru, KPAI Koordinasi dengan Polisi
Kasus Chat Mesum Guru, KPAI Koordinasi dengan Polisi

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) akan segera berkoordinasi dengan pihak

kepolisian terkait kasus chat berbau mesum yang dilakukan oleh TS, guru bahasa Inggris, di SMA swasta di Jakarta Utara.

“KPAI segera berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan memastikan bahwa polisi akan menggunakan UU Perlindungan anak untuk kasus ini sehingga pelaku dikenakan pasal berlapis agar hukuman lebih berat,” kata Komisioner KPAI, Retno Listyarti ketika dihubungi Edupost.id, Selasa (15/8).

KPAI juga akan memastikan kondisi korban dengan melaskukan kunjungan ke sekolah.

Jika dibutuhkan, KPAI juga akan melakukan rehabilitasi terhadap korban.

“KPAI akan melakukan kunjungan ke sekolah untuk memastikan kondisi korban dan upaya rehabilitasi,” imbuh Retno.

Pihak terkait, menurut Retno, dalam hal ini Dinas Pendidikan DKI Jakarta juga akan diajak berkoordinasi. Ini penting untuk berkoordinasi membuat sistem perlindungan anak dari kasus seperti ini.

Kasus chat pornografi terhadap empat siswi SMA swasta di Jakarta Utara ini

terungkap pada 10 Agustus 2017. TS, 24 tahun, seorang guru bahasa Inggris sekaligus wali kelas di salah satu kelas XII, terungkap kerap mengirimi chat berbau porno kepada muridnya via aplikasi Line. Hal ini langsung dilaporkan masyarakat kepada Subdirektorat Kejahatan dan Kekerasan Direktorat Kriminal Umum Polda Metro Jaya.

Selain mengirimkan chat porno, TS mengirimkan gambar porno yang ia dapat dari mesin pencari Google. Tak lama selang laporan, tim Subdit Jatanras Polda Metro Jaya langsung membekuk TS di sekolah tempat ia bekerja. (Andi)

 

Sumber :

https://memphisthemusical.com/