Mahasiswa Universitas Brawijaya Ciptakan Pelindung handphone berbahan apel

Mahasiswa Universitas Brawijaya Ciptakan Pelindung handphone berbahan apel

Mahasiswa Universitas Brawijaya Ciptakan Pelindung handphone berbahan apel

Lima mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) Malang berasal lintas program studi menciptakan pelindung handphone dari pertumbuhan bakteri saureus dengan bahan baku buah-buahan, yakni buah kelapa dan apel yang diberi nama “Protect Magic”.

Inovasi yang dibuat kelima mahasiswa tersebut berhasil meraih Gold Medal

dan Special Awards dari International Invention and Innovation Promotion Assosiation in Honor of Highest Standart of Excellence, bahkan inovasi itu juga mendapat tawaran kerja sama pengembangan produk secara masal dari tiga investor, yaitu UPMSTEM, School of Education and Social Sciences, dan Leading Edge NDT Technology (LENDT) Industrial Technology Division.

“Protect Magic berupa spray dari ekstrak kelapa dan apel. Cara pemakaiannya tinggal disemprotkan secukupnya saja ke area HP selain kamera sebagai area sensitif,” kata Ketua Tim Protect Magic UB Malang M Kiki Saputra, di Malang, Jawa Timur, Selasa.

Kiki menerangkan pada saat disemprotkan cairannya seperti embun. Setelah itu diusap pakai tisu akan muncul aroma apel. Protect Magic tersebut sudah tiga kali uji di laboratorium dan hasilnya mampu menghambat pertumbuhan bakteri S aureus itu.

Ia mengaku ide pembuatan Protect Magic dilatarbelakangi meningkatnya

perkembangan teknologi dan mobilitas manusia. Mobilitas manusia tidak terlepas dari suatu alat komunikasi, salah satunya berupa smartphone yang berpotensi berbahaya terhadap kesehatan karena berperan sebagai pembawa sejumlah mikroorganisme patogen pada manusia.

Handphone, lanjutnya, saat ini menjadi sebuah kebutuhan, sehingga sangat jarang orang bisa lepas dari HP dalam kehidupan sehari-hari, namun di sisi lain juga ada bakteri yang tumbuh. Dampaknya, pengguna bisa terkena penyakit seperti flu, bahkan bisa menyerang ginjal atau jantung. “Pemakaian Protect Magic seperlunya saja selama HP sering dipakai,” kata Kiki.

Inovasi itu sempat mendapat penawaran untuk mengembangkan kerja sama

di Malaysia dari UPMSTEM, School of Education and Social Sciences, dan Leading Edge NDT Technology (LENDT) Industrial Technology Division, namun tim penemu Protect Magic tersebut lebih memilih mengembangkannya di Indonesia.

 

sumber :

https://merekbagus.co.id/seva-mobil-bekas/