Mengetahui Potensi Belajar Siswa

  1. Mengetahui Potensi Belajar Siswa

Setiap individu dilahirkan dengan membawa potensi yang berbeda-beda, tidak ada yang sama antara siwa satu dengan siswa yang lainnya. Oleh karena itu, seorang guru harus memahami keberagaman antara siswa satu dengan siswa yang lainnya, mulai dari perbedaan tingkat pertumbuhannya, tugas perkembangannya sampai pada masing-masing potensi yang dimiliki oleh anak. Dengan pemahaman guru yang baik terhadap siswanya, maka bisa menciptakan hasil pembelajaran yang efektif dan efisien serta mampu menciptakan suasana pembelajaran yang kondusif.

Psikologi bermanfaat dalam menggali potensi  – potensi belajar pada siswa, seperti telah disinggung diatas bahwa setiap individu memiliki kemampuan dan tingkat intelegensi yang berbeda – beda. Psikologi Pendidikan berkontribusi membantu guru dalam membedakan potensi belajar para siswa dimulai dari tingkat intelegensi, perkembangan intelektual, Emosi dan perkembangannya serta motivasi atau dorongan.

Pertama guru harus memahami intelegensi peserta didik berbeda – beda. Adapun faktor yang mempengaruhi intelegensi seperti faktor fisik karena kelahiran, atau bahkan karena psikis, sosial, lingkungan, budaya dan lingkungan alam. Akan tetapi jika dilihat dari faktor di sekolah adalah guru dan lingkungan sekolah yang membentuk intelegensi siswa. Guru harus memahami bahwa siswa yang memiliki intelegensi tinggi tentu akan cepat dalam belajar, sebaliknya siswa yang intelegensi rendah akan lamban dalam proses belajar mengajar. Tugas seorang guru harus mampu meningkatkan intelegensi tersebut dengan berbagai latihan, stimulasi atau aktifitas lainya yang dapat meransang intelegensi para siswa. Ini tergantung pada guru, apakah guru itu rajin atau malas.

Kedua selain memahami intelegensi, psikologi berkontribusi dalam membantu guru dalam memahami perkembangan intelektual peserta didik. Ada tiga faktor yang mempengaruhi perbedaan tersbut yakni Pertama nutrisi atau makanan empat sehat lima sempurna. Makanan yang memiliki gizi yang baik akan mempercepat pertumbuhan otak dan tubuh. Kedua stimulasi yakni pemberian pendidikan yang baik kepada anak oleh orang tua sejak bayi. Ketiga sarana prasarana yang menunjang pada proses pembelajaran peserta didik.

https://movistarnext.com/pirate-mosaic-puzzle-apk/