Pengertian Rasul, Tugas dan Sifat Wajib pada diri Rasul

Pengertian Rasul

Pengertian Rasul, Tugas dan Sifat Wajib pada diri Rasul

Pengertian Rasul

Rasul ialah manusia pilihan Allah yang diberikan wahyu dan wajib disampaikan kepada umatnya.

  1. Tugas Para Rasul
  2. Menyatukan keyakinan umatnya bahwa Tuhan Maha Esa.
  3. Memberi batas pada umatnya mengenai hal-hal yang diperintah dan dilarang.
  4. Memberi pedoman pada umatnya agar memiliki sifat mulia
  5. Menjelaskan pada umatnya mengenai amalan-amalan yang diridhoi-Nya dan yang dimurkaiNya.
  6. Mengajarkan kepada umatnya tentang berita- berita goib sesuai dengan ketentuan yang digariskan Allah Subhanahu Wataala.
  1.  4 Sifat Wajib Pada Diri Rasul

Inilah 4 sifat wajib para rasul yang pasti ada dan dimiliki oleh setiap rasul Allah Swt, diantaranya :

  1. Siddiq artinya benar
  2. Amanah artinya dapat dipercaya
  3. Fatanah artinya cerdas
  4. Tablig artinya menyampaikan
  1. Prilaku yang Mencerminkan Iman Kepada Rasul
  2. Menjadikan sifat-sifat rasul sebagai sikap dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Contoh : Jika menyampaikan suatu berita harus benar atau berdasarkan fakta dan berita tersebut dapat dipercaya kebenarannya, jika mendapatkan suatu amanat harus disampaikan tanpa mengurang dan melebihkan amanat tersebut.

  1.  Menempu kehidupan harus berlandaskan norma hukum (wahyu) yang telah disampaikan oleh para rasul agar tercapai kebahagiaan dunia dan akhirat.
  2.   Meyakini keberadaan para rasul mulai Nabi adam sampai ke Nabi Muhammad Saw.
  3.  Membekali diri dengan sebaik-baik bekal yaitu kehidupan yang penuh ketaqwaan.
  4.  Meneladani Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari, sebagaimana diterangkan dalam Al-qur’an surat Al-Ahzab ayat 21, yang artinya :

“Sungguh, telah ada pada (diri) Rasulullah itu suritauladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan yang banyak mengingat Allah”. (QS. Al-Ahzab [33] : 21)

Demikianlah pembahasan mengenai Pengertian Rasul, Tugas dan Sifat Wajib pada diri Rasul, semoga kita semua senantiasa menerapkan sifat-sifat yang ada didalam diri Rasul dalam kehidupan kita sehari-hari.

Semoga artikel ini bisa bermanfaat. Terimakasih

 

 

Pengertian Tobat dan Jenis-jenis Tobat

  1. Pengertian Tobat

Tobat adalah penyesalan yang disertai memohon ampun kepada Allah ats segala dosa-dosa dan kesalahan yang telah dilakukannya.

  • Kerugian orang yang tidak mau bertaubat kepada Allah SWT
  1. Akan di jauhkan oleh pertolongan Allah SWT
  2. Akan hidup tidak berkah
  3. Membuat rusak lingkungan hidup dan menyusahkan orang tua
  • Taubat dibagi  4 golongan menurut Imam Al-Gozali
  1. Orang yang bertaubat dengan sebenar-benarnya taubat dengan tidak mengulanginya bahkan meningkatkan ibadahnya. Taubat ini dinamakan dengan Taubat Nasuha (Napsul Mut Mainah).
  2. Orang yang bertaubat semua dosa besar tidak pernah diulangi namun kadang-kadang masih melakukan dosa-dosa kecil tanpa sengaja tetapi ia cepat sadar dan bertaubat (Nafsu Lawwama).
  3. Orang yang bertaubat dengan disertai niat tidak mengulangi maksiat namun dia sering tidak berdaya melawan hawa nafsu untuk berbuat dosa, setiap kali habis berdosa dia langsung bertaubat (Nafsu Musawallah).
  4. Orang bertaubat setelah itu melakukan perbuatan dosa dan tidak ada penyesalan atas dosa yang dilakukan sehingga terus-menerus bermaksiat (Nafsu Amarah).
  1. Hikmah Tobat Nasuha
  2. Mendapar rahmat dari Allah
  3. Bebas dari kesalahan, lapang dari kesempitan, dan murah rezeki
  4. Membersihkan jiwa
  5. Meningkatkan keimanan
  6. Terhindari dari azab Allah

Demikianlah pembahasan mengenai Tobat semoga bermanfaat untuk semua.

 

Baca Juga : https://www.gurupendidikan.co.id/seni-rupa-murni/