Sambut Usia Indonesia Ke-73, Mahasiswa UNSUR Adakan Penyuluhan Dapur Hidup

Sambut Usia Indonesia Ke-73, Mahasiswa UNSUR Adakan Penyuluhan Dapur Hidup

Sambut Usia Indonesia Ke-73, Mahasiswa UNSUR Adakan Penyuluhan Dapur Hidup

Sambut Usia Indonesia Ke-73, Mahasiswa UNSUR Adakan Penyuluhan Dapur Hidup
Sambut Usia Indonesia Ke-73, Mahasiswa UNSUR Adakan Penyuluhan Dapur Hidup

Mahasiswa KKN Universitas Suryakencana (Unsur) melakukan penyuluhan dengan tema

Meningkatkan Kemandirian Perempuan Untuk Kesejahtraan Keluarga, di Bale Desa Karyamukti Kecamatan Campaka Kabupaten Cianjur.

Selaku pemateri dalam kegiatan tersebut, Endang Hasan Basori mengatakan, kegiatan tersebut dilakukan dengan tujuan agar pola pikir perempuan desa mampu mandiri, terbuka dan lebih percaya diri untuk berkembang, kreatif dan maju guna kesejahtraan keluarga, sekaligus menyambut usia Indonesia yang ke 73.

“Bahwasanya kegiatan tersebut diharapkan ibu-ibu PKK dan KWT selaku sasaran

kegiatan tersebut mampu meminimalisir keuangan keluarga dengan mengembangkan Dapur Hidup,” ucap Endang, Senin (13/8).

Dirinya menjelaskan, dengan menanam tanaman rempah ataupun pangan yang biasa sehari-hari digunakan untuk dikonsumsi semisal Cabe, Tomat, Bawang, dan sebagainya. Dengan begitu biaya untuk sambel semisal 5000 bisa ditabung untuk menambah keuangan biaya anak.

“Dilihat dari nominal pengeluaran jika dalam satu hari saja bisa mencapai 5000 rupiah

maka dapat dihitung jika mampu menerapkan kegiatan Dapur Hidup tersebut mampu meminimalisir pengeluaran sebesar 150.000 rupiah dalam waktu satu bulan,” terangnya.

“Dan selain daripada itu diharapkan kepada ibu-ibu untuk tidak terpacu kepada hasil dari penjualan melainkan lebih ke memuhi kebutuhan keluarga,” tambahnya.

Dilihat dari sudut pandang Dapur Hidup dengan tujuan menghasilkan produk atau makanan untuk konsumsi dan untuk dipasarkan maka perlu adanya strategi untuk memasarkannya.

“Tentunya dalam segi pengemasan harus menarik dan di desigen dengan sekreatif mungkin selain itu tekstur dan rasa tentunya harus mampu bisa cocok dilidah pengonsumsinya,” tuturnya.

Ia pun berharap dengan kegiatan tersebut ibu-ibu Desa Karyamukti mampu membantu suaminya dalam mewujudkan keluarga sejahtra dengan mempraktekan apa yang telah di paparkan pemateri dalam kegiatan tersebut.

“Dan jangan takut akan tidak adanya biaya kerena dengan media atau peralatan yang ada semua itu dapat telaksanakan asalkan ada kemauan,” tandasnya

 

Sumber :

https://symbiantweet.com/alasan-memilih-bendera-merah-putih/