Tak peduli perpustakaan, sekolah akan dapatkan sanksi

Tak peduli perpustakaan, sekolah akan dapatkan sanksi

Tak peduli perpustakaan, sekolah akan dapatkan sanksi
Tak peduli perpustakaan, sekolah akan dapatkan sanksi

Kepala Perpustakaan Nasional Sri Sularsih mengaku, untuk lebih menegaskan

pemakaian anggaran perpustakaan ini, pihaknya membuat rancangan peraturan pemerintah yang mengatur sanksi kepada sekolah yang tidak mengalokasikan 5 persen anggaran perpustakan tersebut.

Dia menilai, langkah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) yang mengalokasikan 5 persen dana bantuan operasional sekolah (BOS), untuk perpustakaan sudah merupakan kemajuan. Apalagi selama ini sekolah berperan pasif dalam memajukan perpustakaan.

Sri juga mengaku, perpustakaan sekolah memang masih buruk kondisinya

. Beda dengan perpustakaan daerah dimana sudah 90 persen kabupaten kota memilikinya.

Selain itu, sudah banyak pula komunitas yang membuka perpustakaan sendiri

. Wajah perpustakaan juga sudah mulai banyak berubah nyaman, sehingga makin banyak masyarakat yang datang ke perpustakaan.

“Perpustakaan sudah dilengkapi AC, wifi atau restoran. Ini menjadi pemikat yang bagus,” katanya, Rabu (28/8/2013).

Sri menambahkan, pemerintah harus membuat kebijakan dimana guru tidak hanya menghabiskan metode pengajaran di dalam kelas melainkan juga di perpustakaan.

Pasalnya, melalui perpustakaan siswa akan dapat mencari informasi, menganalisis, mengevaluasi dan mempresentasikan persoalan di dalam kelas.

 

Sumber :

http://eventful.com/performers/m-joko-lukito-/P0-001-014219718-0