TUJUAN PENGENDALIAN & SIKLUS TRANSAKSI

TUJUAN PENGENDALIAN & SIKLUS TRANSAKSI

TUJUAN PENGENDALIAN & SIKLUS TRANSAKSI

TUJUAN PENGENDALIAN & SIKLUS TRANSAKSI
TUJUAN PENGENDALIAN & SIKLUS TRANSAKSI

Anlisis eksposur sering berkaitan dengan konsep siklus transaksi, 4 skilus transaksi:
– Revenue cycle = siklus pendapatan,
– Production cycle = siklus produksi
– Finance cycle = siklus keuangan,
– Expenditur cycle = siklus pengeluaran
1. Siklus PENDAPATAN (Revenue Cycle)
– Pelanggan diotorisasi sesuai dengan kriteria manajemen
– Harga dan syarat barang dan jasa yang dilakukan harus diotorisasi sesuai dengan kriteria manajemen
– Seluruh pengiriman barang dan jasa yang dilakukan harus tercermin dalam penagihan kepada pelannggan.
– Penagihan kepelanggan harus diklasifikasikan, diikhtisarkan dan dilaporkan secara akurat.
2. Siklus PRODUKSI (Production cylce)
– Rencana produksi harus diotorisasi seuai kriteria manajemen.
– Harga pokok produksi harus diklasifikasikan, diikhtisarkan secara akurat
3. Siklus KEUANGAN (Finance Cycle)
– Jumlah dan waktu transaksi utang harus diotorisasi sesuai kriteria manajemen.
– Akses kas dan efek hanya diperbolehkan sesuai kriteria manajemen.
4. Siklus PENGELUARAN (Expenditure cylce)
– Pemasok harus diotorisasi sesuai kriteria manajemen
– Karyawan yang dipekerjakan sesuai kriteria manajamen
– Akses kecatatan kepegawaian, penggajian dan pengeluaran hanya diperbolehkan sesuai dengan kriteria manajemen
– Tarip kompensasi dan pengurangan gaji harus diotorisasi oleh manajemen.
– Jumlah yang disampaikan kepada pemasok harus diklasifikasikan, diikhtisarkan dan dilaporkan secara akurat.

Baca Juga :