Windows dari Virus dan Serangan Melalui Email

Windows dari Virus dan Serangan Melalui Email

Windows dari Virus dan Serangan Melalui Email

Windows dari Virus dan Serangan Melalui Email
Windows dari Virus dan Serangan Melalui Email

Melindungi Windows dari Virus dan Serangan Melalui Email
Cara terbaik untuk membasmi nyamuk demam berdarah adalah bukan dengan membunuh nyamuknya, namun dengan membasmi sarangnya. Namun hal tersebut terkadang tidak praktis atau bahkan tidak mungkin dilakukan. Sama saja dengan di dunia komputer, sistem operasi Windows masih sangat dibutuhkan, dan banyak pekerjaan kita masih sangat tergantung pada Microsoft Windows.

Sebaliknya Linux adalah sistem operasi yang relatif aman terhadap virus. Linux memiliki konsep sekuriti yang mencegah virus dapat berkembang biak dengan leluasa seperti halnya pada Windows95/98. Sebuah proses yang dimiliki oleh user biasa tidak diberi hak untuk memodifikasi sistem, jadi virus di Linux, kalaupun ada, tidak akan menyebabkan kerusakan pada sistem anda, dan tidak akan mudah menyebar ke user lainnya. Sekarang anda tahu mengapa sangat tidak dianjurkan untuk menggunakan account root secara terus menerus.

Lalu mengapa jika Linux sedemikian aman terhadap virus, namun banyak pihak-pihak yang membuat software antivirus untuk Linux? Salah satu cara penyebaran virus adalah melalui email. Cara paling efisien untuk menangani virus yang melalui email yaitu dengan memasang pendeteksi virus di server email. AMaVis (http://aachalon.de/AMaViS/) adalah software untuk mendeteksi virus pada attachment email (tentunya virus pada platform Windows, bukan Linux) yang datang ke server mail berbasis Linux. AMaVis membutuhkan pendeteksi virus untuk operasionalnya.

Beberapa antivirus yang dapat digunakan di Linux adalah:

McAfee Antivirus (ftp://ftp.mcafee.com/pub/antivirus/unix/)
AntiVir/X (http://hbedv.de)
Sophos AntiVirus (http://www.sophos.com/downloads/full/)
AntiViral Toolkit Pro (http://www.kasperskylab.ru/eng/news/default.html)
Selain itu, program client email juga masih banyak yang memiliki bug dalam membaca email, sehingga seorang cracker dapat membuat email yang dibuat dengan tujuan untuk menjalankan program di komputer client. Versi terbaru dari program client email sudah tidak memiliki masalah ini, namun tentunya masih banyak program email yang belum diupgrade ke versi terbaru. Salah satu cara untuk mencegahnya adalah dengan memfilter email-email tersebut yang mungkin membahayakan sistem komputer anda. Lihatlah dokumen di http://www.wolfenet.com/~jhardin/procmail-security.html untuk penjelasan lebih lanjut.

Baca Juga :